Algoritma dan Pemrogramman (10)

Pada pertemuan ini, kami hanya me-review materi-materi yang sudah lewat. Kami diberikan berbagai contoh codinganĀ kasus yang berisi semua materi-materi yang sudah lewat, seperti File Read/Write, Struct, Function, dsb.

Semua codingan-codingannya bisa ditemukan di situs http://a-l-g-o-r-i-t-m-a.blogspot.co.id/

Kelihatannya tidak ada lagi yang perlu ditulis, karena materi-materi semua sudah ada pada postingan-postingan sebelumnya, jadi tidak perlu ada yang dicatat šŸ™‚

 

Algoritma dan Pemrogramman (9)

SortingĀ adalah proses mengurutkan suatu data.

Ada 4 cara sorting yang biasa dipakai, yaitu:
1. Bubble Sort = Sorting dengan menukar dari belakang hingga depan sehingga yang paling depan akan menjadi nilai yang terkecil
2. Selection Sort = Sorting dengan menukar index ke-i dengan nilai terkecil ke-i
3. Quick Sort
4. Merge Sort

SearchingĀ adalah proses mencari suatu data. Ada 3 jenis proses searching yang biasa dipakai, yaitu:

1. Linear search = Pencarian secara brute force, dimana mencari dari index ke-0 hingga index ke-(N-1)
2. Binary search = Pencarian dengan mengambil posisi tengah, lalu melihat apakah nilai yang dicari lebih besar atau lebih kecil dengan nilai posisi tengah
3. Interpolation search = Sama seperti binary search, hanya saja menggunakan rumus untuk menentukan index pembanding, bukan mengambil tengah.

Algoritma dan Pemrogramman (8)

File Processing

File adalahĀ collection of record
Record adalahĀ collection of field (kolom)
Field adalah sebuah blok byte
Byte adalah kumpulan bit.

Ada 2 jenis file, yaitu:
1. Text file: File yang disimpan dalam format text (ASCII) yang bisa dibuka dengan aplikasi text standar

2. Binary file: File yang hanya bisa dibuka oleh aplikasi tertentu/proprietary file.

Cara membuka file di C:
fopen() ==>Ā membuka file
fclose()Ā ==> menutup file

Lalu menggunakan fungsiĀ fscanf danĀ fprintf untuk membaca dan mencetak file.

Algoritma dan Pemrogramman (7)

Function and Recursion

Modular Programming adalah pemrogramman dimana program dibagi menjadi module, dimana module tersebut diimplementasikan dalam fungsi-fungsi

Library Function adalah fungsi standar dari C compiler

User defined function adalah fungsi yang didefinisikan/dibuat oleh developer sendiri

return-value-type function-name(parameter-list)
{
statement;
}

Function Prototype berfungsi untuk memastikan fungsi diketahui oleh initiator/caller

return-value-type function-name(parameter-list);

Identifier Scoping:
> Local: Dibatasi hanya berada pada sebuah fungsi
> Global: Bisa didapatkan dimanapun dalam program

Recursive: Fungsi yang memanggil dirinya sendiri

Algoritma dan Pemrogramman (5)

Pointer adalah variable yang menyimpat almat dari variable lain

Contoh:
int i, *ptr;
ptr = &i;
*ptr = 5; //sama saja dengan i = 5

Pointer to Pointer adalah variable yang menyimpan alamat dari variable pointer

Contoh:
int i, *ptr, **ptr_ptr;
ptr = &i;
ptr_ptr = &ptr;
*ptr = 5; //sama saja dengan i = 5
**ptr_ptr = 9; //sama saja dengan *ptr = 9 dan juga i = 5

Array adalah variable yang menyimpan banyak data
Array bersifat homogen, yang berarti hanya menyimpan satu jenis tipe data serta bersifat random access, yaitu bisa diakses secara individu, tidak perlu sequential (berurut)

Misal ada sebuah array ‘A’, maka mengakses ‘A’ sama saja dengan ‘&A[0]’ (pointer dari A[0]). Bila mengakses ‘*(A+2)’ maka sama saja dengan ‘&A[2]’ (pointer dari A[2])

Pointer variable adalah pointer yang bisa diassign saat runtime
Pointer constant adalah pointer yang tidak bisa diakses saat runtime. Array termasuk dalam pointer constant.

Two Dimensional Array adalah array yang memiliki 2 dimensi, dengan penginisialisasian: array_name[row][col]